Average True Range (ATR)

Average True Range (ATR)

ATR ditemukan pada akhir tahun 1970-an oleh J. Welles Wilder. Ini adalah indikator volatilitas. Ketika volatilitas pasar meningkat, garis ATR naik.

Indikator ini menganalisis volatilitas aset. Ketika pasar cenderung sideways, indikator tetap rendah. Namun, ketika pasar mulai bergerak cepat ke satu arah, baik naik maupun turun, ATR akan mulai naik.

Ini bisa menjadi indikator yang sangat baik untuk mendeteksi kapan investor besar memasuki pasar untuk membeli atau menjual. Kami telah menambahkan rata-rata bergerak dari garis ATR untuk menghasilkan sinyal. Ketika volume membanjiri pasar dan volatilitas memuncak, garis ATR akan naik di atas rata-rata bergerak. Ketika volatilitas turun dan pasar bergerak sideways, garis ATR akan turun di bawah rata-rata bergerak.

Terakhir, tidak seperti indikator lainnya, ATR tidak menghasilkan sinyal beli atau jual karena mengukur volatilitas pasar. Jadi harga bisa naik atau turun. Bagaimana Anda dapat menggunakan indikator ini dalam strategi otomatis Anda? Dapat dijelaskan sebagai filter volatilitas. Ketika garis ATR berada di atas rata-rata bergerak, pasar lebih volatil dan harga bergerak, maka ATR mengizinkan indikator lain memberikan sinyal beli atau jual.

Namun, ketika volatilitas rendah dan harga bergerak sideways, ATR berada di bawah rata-rata bergerak dan tidak mengizinkan indikator lain memberikan sinyal beli atau jual. Dengan demikian, ATR menyaring trade ketika volatilitas pasar rendah dan harga tidak banyak bergerak, dan membiarkan strategi Anda trading ketika pasar volatil dan harga sedang trending.